Friday, October 16, 2015

Beberapa Lokasi Paling Banyak Penyalahgunaan Peruntukan Bangunan di Jakarta Selatan



Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengaku banyak bangunan di Jakarta Selatan yang salah peruntukan. Bangunan-bangunan itu menyebar di sebagian lokasi di Jakarta Selatan.

" Terdapat banyak lokasi ya yang banyak, Antasari, Senopati, Kemang, itu banyak. Melawai pun ada, " kata Tri di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015).

Menurutnya, sekarang ini jajarannya tengah mendata bangunan-bangunan itu. Karena, sejauh ini belum mempunyai data itu.

" Sepanjang ini belum didata, jadi masihlah baru kami data dahulu untuk jumlah & kawasannya. Mesti dicek lapangan. Dengan cara tehnis pengerjaannya belum dapat di jelaskan, " kata eks Wakil Wali Kota Jakarta Utara ini. (Baca : Ini Argumen Wali Kota Jakarta Selatan Ingin Legalkan Bangunan Salah Peruntukan)

Sekarang ini, lanjut dia, lantaran belum berizin, jadi kadang waktu retribusi malah ditarik dengan cara liar oleh oknum-oknum. Hingga, legalisasi pun bermakna melakukan perbaikan izin dari beberapa tempat usaha yang telah telanjur berdiri itu.

" Saat ini mereka kasihan tidak ada izinnya, jadi mungkin saja dipalak sama oknum-oknum. Itu yang tidak kita mau. Pemda tidak bisa apa-apa, jadi larinya ke oknum-oknum, " kata Tri.

Nantinya, tutur dia, tak segala rumah di lokasi spesifik dilegalkan juga sebagai tempat usaha, namun bakal dibatasi.

Sebagai info, sementara pelantikan Tri, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pernah menyoroti banyak penyalahgunaan peruntukan bangunan di Jakarta Selatan.

Basuki menyebutkan penyalahgunaan peruntukan portal bangunan menjadi pekerjaan yang perlu dikerjakan oleh Tri.

" Saya simak di Jakarta Selatan itu ada banyak rumah-rumah yang peruntukannya beralih, & digunakan untuk usaha salon, spa, restoran & lain-lain. Tolong di cek lagi izinnya & ditindak, " kata pria yang disapa Ahok itu.

No comments:

Post a Comment